Beranda › Artikel / Tulisan › Detail

Penyusunan Strategi 9 (Sembilan) Langkah Melakukan Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa Pada Tahap Perencanaan Pengadaan

Artikel / Tulisan

Penulis: Agus Arif Rakhman
IAPI
2024 IAPI
Identifikasi kebutuhan, pengadaan barang/jasa, analisis literatur, metodologi non-partisipatif, pengadaan berkelanjutan, TKDN, PDN
Abstrak

Pertama, penelitian ini mendefinisikan dan mengidentifikasi beragam alternatif jenis dan tipe barang/jasa yang tersedia di pasar saat ini. Langkah kedua, mengklasifikasikan spesifikasi teknis barang/jasa dari kualitas terendah hingga tertinggi.

Studi ini mengusulkan sebuah konsep metodologis yang non-partisipatif untuk mengidentifikasi kebutuhan pengadaan barang/jasa dalam tahapan perencanaan. Dengan pendekatan deskriptif analitis, penelitian ini murni berbasis pada tinjauan literatur akademis tanpa melibatkan responden ataupun partisipasi subjektif. Kerangka kerja yang dikembangkan mencakup sembilan langkah kritikal yang memfasilitasi pemahaman mendalam tentang dinamika pasar dan regulasi pengadaan. Pertama, penelitian ini mendefinisikan dan mengidentifikasi beragam alternatif jenis dan tipe barang/jasa yang tersedia di pasar saat ini. Langkah kedua, mengklasifikasikan spesifikasi teknis barang/jasa dari kualitas terendah hingga tertinggi. Langkah ketiga, mengestimasi rentang harga berdasarkan jenis, tipe, dan spesifikasi yang teridentifikasi. Keempat, memformulasikan rekomendasi kebutuhan dan spesifikasi yang optimal. Selanjutnya, kelima, evaluasi ketersediaan barang/jasa di pasar Indonesia dilakukan, diikuti oleh identifikasi pelaku usaha lokal melalui katalog e-Purchasing LKPP sebagai langkah keenam. Langkah ketujuh menetapkan prioritas penggunaan barang/jasa yang mengutamakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) atau Produk Dalam Negeri (PDN) atas produk impor. Kedelapan, mengevaluasi kondisi eksisting barang/jasa di organisasi. Terakhir, langkah kesembilan mengidentifikasi aspek keberlanjutan pengadaan dari sudut pandang sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa penerapan metodologi non-partisipatif berbasis literatur dalam sembilan langkah strategis ini memungkinkan instansi pemerintah untuk lebih efisien dan efektif dalam menentukan kebutuhan pengadaan, sekaligus meningkatkan integritas dan transparansi proses pengadaan.

Cara Menyitasi
Agus Arif Rakhman. (2024). Penyusunan Strategi 9 (Sembilan) Langkah Melakukan Identifikasi Kebutuhan Barang/Jasa Pada Tahap Perencanaan Pengadaan. IAPI. https://journal.iapi-indonesia.org/jpi/article/view/34
Unduh Berkas (345.6 KB) 4.+Artikel+Arif+Agus+Rakhman.pdf
Jadilah yang pertama menandai tulisan ini bermanfaat.

Komentar (0)

Masuk untuk menulis komentar. Membaca komentar terbuka untuk umum.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat.

Terkait

Metadata
JenisArtikel / Tulisan
SumberIAPI
Dilihat6
Buka Sumber Asli Tanyakan tentang ini